6 Gejala Kanker Tenggorokan yang Patut Diwaspadai

Gejala kanker tenggorokan perlu diwaspadai oleh masyarakat. Tidak hanya perokok aktif saja yang patut mewaspadai gejalanya namun masyarakat yang sering menjadi perokok pasif pun mesti waspada. Asap rokok sama bahayanya dengan rokok sehingga jika mencium dan menghirup asap rokok bisa terkena penyakit yang bisa menyerang perokok aktif salah satunya kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan merupakan tumor ganas yang ditandai dengan munculnya sel abnormal dan tidak bisa dikendalikan di dalam tenggorokan.

6 Gejala Kanker Tenggorokan yang Patut Diwaspadai

Berdasarkan jenis selnya, kanker tenggorokan ini dibedakan menjadi dua macam yaitu kanker pada sel selaput maupun sel kanker pada kelenjar. Untuk area yang di serangnya dibedakan menjadi tiga macam yaitu faring, laring maupun tonsil. Faring masih dibagi menjadi tiga jenis yaitu nasofaring atas tenggorokan, orofaring di tengah tenggorokan dan hipofaring menyerang bawah tenggorokan. Kanker nasofaring merupakan salah satu kanker yang menempati urutan teratas ke-4 setelah kanker payudara, leher rahim dan kanker paru-paru. Agar lebih waspada simak gejala kanker tenggorokan berikut ini:

6 Gejala Kanker Tenggorokan yang Patut Diwaspadai

1. Kesulitan Menelan

Tenggorokan merupakan penghubung antara mulut dengan organ pencernaan sehingga makanan yang masuk mulut akan melewati tenggorokan tersebut. Jika sel kanker hadir di sana, penderita kanker akan kesulitan untuk menelan sebab makanan akan bersentuhan dengan sel kanker tersebut. Ketika bersentuhan rasanya akan sangat sakit sehingga penderita kanker tenggorokan banyak yang tidak nafsu makan karena untuk menelan makanan saja susah dan sakit.

2. Suara Berubah

Di dalam tenggorokan terdapat laring yang berisi pita suara, sel kanker pun bisa tumbuh di laring tersebut. Akibatnya suara penderitanya bisa berubah menjadi lebih serak, atau bahkan bicara tidak jelas. Jika sel kanker sudah menyerang laring maka bisa menyebar ke pita suara. Akibatnya pita suara tersebut harus diangkat agar sel kanker tidak semakin bertambah menyebar.

Sebagai contohnya adalah Bapak Edison Siahaan yang mengalami kanker laring dan beliau memiliki lubang pada tenggorokannya. Foto lubang pada tenggorokannya tersebut kini dipampang pada bungkus rokok yang dijual di Indonesia. Sejak umur 15 tahun, Bapak Edison sudah aktif merokok dan sudah kecanduan rokok. Oleh sebab itu sebagai cara mencegah kanker tenggorokan sebaiknya menghindari rokok maupun asap rokok.

3. Sakit Tenggorokan

Gejala kanker tenggorokan yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah rasa sakit pada tenggorokan. Sel kanker tersebut akan membuat tenggorokan terasa sakit sehingga diperlukan pengecekan terhadap tenggorokan baik atas, tengah maupun bawah. Jika tidak dilakukan pengecekan banyak yang mengira sakit tenggorokan ini hanya sebatas radang tenggorokan saja.

4. Batuk Darah

Ciri orang yang mengalami kanker tenggorokan akan mengalami batuk yang disertai dengan darah. Jika sudah disertai dengan darah hal tersebut bisa mengindikasikan jika paru-paru sudah terinfeksi baik itu infeksi virus maupun terkena sel kanker.

5. Napas Mengi

Mengi adalah suara napas yang disertai dengan bunyi ngik-ngik. Biasanya mengi ini bisa terjadi pada orang mengalami sakit akibat gangguan pernapasan seperti asma. Namun bagi orang yang terkena kanker tenggorokan, mengi ini akan muncul sebab faring maupun laring merupakan organ pernapasan pada manusia sehingga memegang fungsi penting bagi pernapasan dan kehidupan manusia.

6. Kelenjar Getah Bening Bengkak

Getah bening berisi sistem imun manusia sehingga jika terjadi pembengkakan pada getah bening tersebut bisa dipastikan bahwa tubuh sedang tidak fit bisa disebabkan oleh virus maupun infeksi bakteri. Selain disebabkan oleh infeksi, pembengkakan getah bening tersebut bisa dikarenakan kanker kelenjar getah bening maupun kanker tenggorokan.

Rokok di Indonesia menjadi pro dan kontra, selain banyak sekali kerugian yang dihasilkan dari rokok namun sektor industri tembakau dan rokok di Indonesia sangat menjanjikan terlebih lagi ada ribuan masyarakat Indonesia yang bekerja di sana. Meski sangat berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia, sebaiknya rokok maupun asapnya harus dijauhi. Menjauhi asap rokok maupun rokoknya bisa membuat masyarakat terhindar dari gejala kanker tenggorokan.


Baca juga :
loading...